Departemen of National Unity and Intergration ( Prime Minister’s Departemen), International Islamic University Malaysia dan Ma’din Academy India menyelenggarakan 7th International Interfaith Conference di Universitas Islam International Malaysia, Senin (5/3)

Kegiatan ini dihadiri oleh ±100 orang dari berbagai negara diantaranya Indonesia, Malaysia, India, Yordan, Yaman, Bangladesh, Pakistan, Turki, Afrika Selatan dan Cina. Founder Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Indonesia Cerdas Dr. Nur Hidayah di dampingi oleh President Director serta Director Education and Training turut hadir pada kegiatan tersebut.

7th International Interfaith Conference dengan tema “Harmony Through Sustainable Cities and Communities” akan membahas beragam isu tentang Harmoni  dengan unsur “Cinta akan Kebaikan dan Cinta kepada Sesama”. Hal tersebut mencakup semua orang yang memiliki niat baik. Kegiatan tersebut memberi sebuah wadah dimana semua kelompok antar agama dan kelompok-kelompok lainnya dapat menunjukan kepada dunia betapa kuatnya gerakan mereka.

Dr. Nur Hidayah S.Kep., Ns, M.Kes selaku  Founder Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Indonesia Cerdas (YPMIC) merupakan salah satu pembicara pada konferensi tersebut dengan membahas Harmony Through Health Services, Selain itu Dr. Nurhidayah merupakan satu-satunya pembicara wanita pada konferensi tersebut.  Beberapa pembicara lainnya yang hadir dalam konferensi tersebut, diantaranya Prof. Iqbal S. Hasnain (Adviser, MAEF, Ministry Of Miniority Affairs, Govt. Of India), Dr. Abbas Pannakal (Director, International Interfaith Initiative), Mr. Shabin Hassan (Executive Director, Flora Group Dubai, UAE), Mr. Al-Mohandis Marwan (General Secretary Of International Moderatin Forum, Jordan), Mr. Hany Abdulmonem (Director youth, Programme, The World Organization of The Scout Movement).