Seperti yang telah disebutkan dalam pasal 26 bahwa prioritas dalam penyelamatan korban bencana adalah kelompok rentan  misalnya, anak-anak, orang tua, cacat, pasien, rumah sakit, dan kaum lemah lainnya. Anak-anak yang merupakan penerus bangsa perlu diutamakan dalam mendapatkan pertolongan karena lebih rentan mengalami gangguan psikologis. Sifan anak-anak yang polos dan reaksi kaget spontan cenderung akan menyebabkan trauma setelah mereka terkena bencana.

Salah satu desa yang terdampak dari bencana gempa Sulawesi Barat adalah Desa Bambangan, Kec. Malunda, Kab. Majene. Berdasarkan dari informasi yang didapatkan dari aparat desa dan relawan yang bertugas di daerah tersebut, diketahui bahwa penyaluran bantuan belum merata, sehingga masih banyak warga yang belum mendapatkan bantuan. Maka dari itu, Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Indonesia Cerdas berniat untuk melaksanakan Pengabdian Masyarakat berupa trauma healing dan pemberian bantuan logistik kepada masyarakat di daerah tersebut sebagai upaya untuk membantu pemulihan pasca gempa di daerah tersebut.

Kegiatan yang dilaksanakan ini bertujuan untuk memberikan dan menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi, memberikan informasi dan pelayanan kesehatan secara langsung kepada masyarakat dan membantu meringankan dampak psikologis yang diakibatkan trauma pasca bencana.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini selama 4 hari yaitu dari tanngal 1 s/d 4 Februari 2021 di Desa Bambangan, Kec. Malunda Kab. Majene ini melaksanakan kegiatan diantaranya penyaluran bantuan logistik, pemeriksaan kesehatan, trauma healing pasca bencana dan penyuluhan atau edukasi teknik penyelamatan diri saat gempa