Makassar, 22 Februari 2025 – Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Indonesia Cerdas (YPMIC) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengabdi kepada masyarakat melalui kegiatan pengabdian bertema “Implementasi Spiritual Care Kepada Pasien Gangguan Jiwa dan Komorbid”. Kegiatan ini dilaksanakan di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi Provinsi Sulawesi Selatan pada hari Sabtu, 22 Februari 2025. Dalam rangka persiapan dalam menyambut bulan suci Ramadhan, kegiatan ini juga diselingi dengan acara berbagi kepada para pasien, menghadirkan momen penuh kehangatan dan kebersamaan.

Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara YPMIC dan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, yang bertujuan memberikan dukungan spiritual kepada pasien-pasien dengan gangguan jiwa dan penyakit penyerta (komorbid). Dukungan spiritual dipandang sebagai bagian penting dalam proses pemulihan pasien, terutama dalam menghadapi tantangan kesehatan mental yang kompleks.

Dalam sambutannya, Founder YPMIC, Prof. Nur Hidayah, menyampaikan pentingnya merawat aspek spiritual dalam penanganan pasien gangguan jiwa. “Perawatan medis memang sangat penting, namun kita tidak boleh melupakan bahwa manusia juga memiliki sisi spiritual yang perlu diperhatikan. Melalui kegiatan ini, kami berharap para pasien dapat merasakan dukungan moral dan spiritual, sehingga proses penyembuhan mereka menjadi lebih holistik. Kami juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli dan tidak memberikan stigma negatif kepada penyandang gangguan jiwa,” ujar Prof. Nur Hidayah.

Ns. Hamka, salah satu perawat di RSKD Dadi, mengungkapkan apresiasinya terhadap kegiatan ini. “Kami sangat berterima kasih kepada YPMIC dan UIN Alauddin Makassar atas inisiatif luar biasa ini. Pasien-pasien kami membutuhkan perhatian tidak hanya dari tenaga medis, tetapi juga dari masyarakat luas. Kegiatan seperti ini sangat membantu dalam memotivasi mereka untuk semangat menjalani perawatan. Terlebih menjelang Ramadhan, momen ini memberikan harapan dan kebahagiaan bagi mereka,” kata Ns. Hamka.

Kolaborasi antara YPMIC, UIN Alauddin Makassar, dan RSKD Dadi diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi lembaga lain untuk turut berkontribusi dalam pelayanan kesehatan yang lebih manusiawi dan komprehensif. Penyelenggara berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin, mengingat pentingnya dukungan berkelanjutan bagi pasien dengan gangguan jiwa.

Sebagai penutup, Prof. Nur Hidayah menegaskan komitmen YPMIC untuk terus menghadirkan program-program yang berdampak nyata bagi masyarakat. “Kami percaya bahwa kebahagiaan dan kesembuhan tidak hanya berasal dari obat-obatan, tetapi juga dari perhatian, kasih sayang, dan doa. Semoga kegiatan ini membawa manfaat bagi semua pihak dan menjadi langkah kecil menuju perubahan yang lebih besar dalam pelayanan kesehatan di Indonesia,” pungkasnya.

Dengan penuh harapan, YPMIC berkomitmen untuk terus melanjutkan misi kemanusiaannya, menebar kebaikan, dan menjadi jembatan kepedulian antara masyarakat dengan mereka yang membutuhkan.


Discover more from YPMIC

Subscribe to get the latest posts sent to your email.